manajemen kelas

Nama: Zairy Pratama
Kelas : Pai 4G 
Nim: 12001275

Manajemen kelas merupakan kegiatan-kegiatan yang diupayakan oleh seorang guru untuk menciptakan situasi kelas yang kondusif dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran yang maksimal. Kegiatan ini merupakan suatu usaha yang sengaja dilakukan oleh guru supaya pembelajaran dapat berjalan efektif sehingga memungkinkan siswa untuk mengembangkan kemampuan semaksimal mungkin dan membentuk perilaku berbudaya. Manajemen kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar ang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan. Dengan kata lain manjemen kelas merupakan usaha secara sadar untuk mengatur kegiatan proses belajar mengajar secara sistematis.

Elemen-elemen yang perlu diperhatikan dalam manajemen kelas:

- Elemen yang bisa di observasi

- penggunaan ruangan kelas

- penggunaan waktu

- aktivitas belajar mengajar

- interaksi/komunikasi

- suasana

- fasilitas kelas

2. Elemen-elemen tersembunyi 

- faktor individual kognitif dan afektif)

- faktor kelompok

- faktor pergaulan luas, budaya dan lain-lain

3. Elemen-elemen inti:

- waktu dan tempat (time and space)

- engagement (afektif domain)

- partisipasi

Tujuan Manajemen Kelas:

1. Mewujudkan situasi dan kondisi kelas yang memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan kemampuan

2. Menghilangkan berbagai kendala yang menghambat terwujudnya interaksi pembelajaran

3. Menyediakan dan mengatur fasilitas yang mendukung dan memungkinkan belajar sesuai dengan lingkungan sosial, emosional, dan intelek siswa dalam belajar

4. Membina dan membimbing siswa sesuai dengan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, serta sifat-sifat individualnya.

Kegiatan manajemen kelas meliputi dua kegiatan yang secara garis besar terdiri dari:

a. Pengaturan orang (siswa)

Penempatan siswa dalam kelas sesuai dengan potensi intelektual dan perkembangan emosionalnya. Siswa diberi kesempatan untuk memperoleh posisi dalam belajar yang sesuai dengan minat dan keinginannya.

b. Pengaturan fasilitas

Fasilitas kelas harus dapat memenuhi dan mendukung interaksi yang terjadi sehingga harmonisasi kehidupan kelas dapat berlangsung dengan baik dari permulaan masa kegiatan belajar sampai akhir masa belajar mengajar.

Permasalahan-permasalahan dalam manajemen kelas:

a. Masalah yang disebabkan oleh guru

- guru membiarkan peserta didik berbuat salah

- guru lebih mementingkan materi daripada peserta didik

- guru kurang menghargai peserta didik

- guru kurang memiliki rasa humor

- guru mempermalukan siswa

- guru gagal menjelaskan tujuan pelajaran pada siswa

- guru tidak memahami perbedaan individu

- guru berbicara tidak jelas

- guru memberi tugas yang terlalu berat dan kompleks

- guru tidak memberikan umpan balik terhadap siswa

b. Masalah yang disebabkan oleh peserta didik

- siswa yang terlalu mencari perhatian

- siswa yang sakit

- siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan rumah

- siswa yang pesimis daan kurang motivasi belajar

c. Masalah yang disebabkan oleh lingkungan

- lingkungan rumah/keluarga

- lingkungan tempat tinggal

- lingkungan sekolah

- situasi sekolah

Langkah-langkah pemecahan masalah manajemen kelas:

a. Langkah pencegahan:

1. Peningkatan kesadaran diri sebagai seorang guru.

2. Peningkatan kesadaran peserta didik

3. Guru bersikap tulus

4. Guru harus mengenal alternative pengelolaan

5. Guru menciptkaan kontak sosial dengan peserta didik

b. Langkah penyembuhan (kuratif)

1. Mengidentifikasi masalah

2. Menganalisis masalah

3. Menilai alternative pemecahan masalah

4. Mendapatkan balikan

Selain langakah-langkah di atas, pemecahan masalah manajemen kelas menurut Maman Surachman (1999:2016-227) adalah sebagai berikut: 

a. Pengenalan siswa

Pengenaln yang baik terhadap siswa dan pengetahuan mengenai latar belakang mereka akan membuat guru bisa memahami dan mengaambil langkah yang tepaat dalam manajemen kelas

b. Melakukan tindakan korektif

Guru dituntut untuk berbuat sesuatu setepat mungkin dalam kelas

c. Melakukan tindakan penyembuhan

Kegiatan penyembuhan dapat dimulai dengan pertemuan langsung dengan siswa sehingga bisa tercipta kontrak individual antara guru dan siswa untuk sama sama memperbaiki diri.

Manajemen kelas adalah proses perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan, dan pengawasan kegiatan pembelajaran guru dengan segenap penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.



Inovasi dalam bidang pendidikan terus digalakkan guna menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam bidang pendidikan. Inovasi dalam bidang pendidikan tersebut seperti kurikulum, metode mengajar, media pembelajaran, administrasi pendidikan, dan strategi pembelajaran. Implikasi dari inovasi dalam bidang pendidikan adalah bahwa ukuran keberhasilan proses belajar mengajar guru di kelas mengalami perubahan, tuntutan ketertiban kelas juga menjadi berubah.

Guru mengajar tanpa menyiapkan satuan pelajaran, tanpa media, tanpa variasi metode, keadaan kelas yang tenang tanpa aktivitas para siswa mengerjakan tugas atau melakukan kegiatan belajar demi tercapainya tujuan belajar, bukanlah kelas yang baik, dan itu perlu dihindari. Adanya perubahan tuntutan kondisi / ketertiban kelas agar proses belajar lebih berkualitas, maka guru perlu mengetahui manajemen kelas dalam proses pembelajaran. Setiap proses pembelajaran dengan metode, media, pendekatan tertentu menuntut suasana kelas tertentu pula.

Postingan populer dari blog ini

kurikulum

manajemen sekolah

Laporan bacaan kultur sekolah